Paralinguistik adalah jenis
komunikasi yang berkaitan dengan cara bagaimana seseorang mengucapkan atau
menyampaikan pesan. Paralinguistik dapat menunjukkan bagaimana suatu
pembicaraan disampaikan, sekaligs menunjukkan ada beberapa isyaraat vokal, yang
dapat disimak oleh pendengarannya, atara lain tingkat suara atau intonasi suara
dan lancar tindaknya berbicara.
1.
Volume suara
Volume suara yang harus
diperhatikan sebagai berikut
a.
Suara yang berbisik dan lemah akan sulit
didengar. Hal ini menunjukkan pribadi orang yang sulit didengar. Hal ini
menunjukkan pribadi orang yang sulit membuka diri, susah mengutarakan perasaan,
atau pemalu
b.
Suara yang selalu berubah-ubah volumenya
menunjukkan kesulitan, keraguan, atau merasa kurang mampu dalam membicarkan
suatu topik yang sedang dibahas
2.
Kelancaran berbicara
Kelancaran berbicara yang harus diperhatikan, sebagai berikut
a.
Kelancaran dalam berbicara menunjukkan kesiapan
dan penguasaan materi yang sedang dibicarakan
b.
Sering gagap dan ragu menunjukkan ketidak
tenangan, atau peka terhadap materi pembicaraan.
c.
Apa bila berbicara disertai keluhan atau
tersendat dan memaki orang yang disegani, menunjukkan adanya tekanan emosional
atau ketergantungan kepada pihak lain
d.
Sering diam pada saat berbicara menunjukkan
kesulitan dalam merangkai atau menyampaikan kata” yang tepat. Atau sedang
enggan berbicara
3.
Proksemik
Proksemik
adlah yang berhubungan dengan keadaan diri dlaam lingkungan. Dalam bidang
komunikasi, proksemik meliputi keterkaitan individu dengan lingkungan atau
ruang, pengatura peralatan dan perlengkapan ruangan (misalnya penempatan furniture), pengaturan posisi
tmepat duduk, atau jaran antara komunikator dengan komunikan.